PEKALONGAN TIMUR (24/02/2026) | Dalam rangka meningkatkan tertib administrasi serta memastikan optimalisasi pemanfaatan aset perusahaan, Administratur KPH Pekalongan Timur melalui Tim Aset melaksanakan kegiatan pengecekan aset berupa bangunan ruko yang berada di wilayah BKPH Randudongkal pada Selasa (23/02).
Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Sub Seksi Sarana dan Prasarana dan IT KPH Pekalongan Timur, Suwandi, yang mewakili Administratur. Pengecekan tersebut merupakan bagian dari agenda rutin pengawasan aset guna memastikan kondisi fisik bangunan, kelengkapan administrasi, serta kesesuaian pemanfaatan aset dengan perjanjian sewa yang telah disepakati.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bangunan ruko, mulai dari struktur fisik, atap, dinding, instalasi listrik, hingga kebersihan dan kerapian lingkungan sekitar. Hal ini dilakukan untuk memastikan aset perusahaan tetap dalam kondisi layak pakai dan terawat dengan baik sehingga nilai ekonominya tetap terjaga.
Selain pengecekan fisik, Tim Aset juga melakukan verifikasi dokumen administrasi penyewaan, termasuk masa berlaku perjanjian, kewajiban pembayaran, serta kepatuhan terhadap ketentuan yang tertuang dalam kontrak kerja sama. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen manajemen dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik, khususnya dalam aspek pengamanan dan optimalisasi aset.
Administratur KPH Pekalongan Timur melalui Kepala Sub Seksi Sarana dan Prasarana dan IT KPH Pekalongan Timur, Suwandi, bersama tim bertemu langsung dengan salah satu penyewa ruko, Dayat. Pertemuan berlangsung secara terbuka dan komunikatif. Dalam dialog tersebut dibahas kondisi bangunan yang saat ini digunakan, komitmen perawatan dari pihak penyewa, serta pentingnya menjaga aset agar tetap berfungsi dengan baik dan tidak mengalami penurunan kualitas.
Suwandi menyampaikan bahwa aset perusahaan, termasuk ruko yang disewakan, merupakan bagian dari potensi pendapatan nonproduksi kayu yang harus dikelola secara profesional dan akuntabel. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pengelola dan penyewa dalam menjaga keberlanjutan pemanfaatannya.
“Kegiatan pengecekan ini bukan hanya sekadar pengawasan, tetapi juga sebagai bentuk komunikasi dan pembinaan kepada para mitra penyewa agar bersama-sama menjaga aset perusahaan. Kami berharap hubungan kerja sama dapat terus berjalan dengan baik dan saling menguntungkan,” ungkapnya.
Dayat selaku penyewa menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian dari pihak KPH Pekalongan Timur. Ia menyatakan komitmennya untuk tetap menjaga kondisi bangunan serta memenuhi kewajiban sesuai dengan perjanjian yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh aset milik Perhutani yang berada di wilayah BKPH Randudongkal dapat terdata, terpantau, dan terkelola secara optimal. Pengecekan rutin seperti ini juga menjadi bagian dari upaya preventif untuk menghindari potensi kerusakan maupun permasalahan administrasi di kemudian hari.
Dengan pengelolaan aset yang tertib, transparan, dan profesional, Perum Perhutani khususnya KPH Pekalongan Timur diharapkan mampu terus meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan. (Pkt/Ran)
Editor: Aris
Copyright © 2026